Minggu, 11 November 2012

Makna Empati dan Simpati

Simpati adalah suatu proses dimana seseorang merasa tertarik terhadap pihak lain, sehingga mampu merasakan apa yang dialami, dilakukan dan diderita orang lain. Dalam simpati, perasaan memegang peranan penting. Simpati akan berlangsung apabila terdapat pengertian pada kedua belah pihak Simpati lebih banyak terlihat dalam hubungan persahabatan, hubungan bertetangga, atau hubungan pekerjaan. Seseorang merasa simpati dari pada orang lain karena sikap, penampilan, wibawa, atau perbuatannya, dan ; Empati mirip perasaan simpati, akan tetapi tidak semata-mata perasaan kejiwaan saja, melainkan diikuti perasaan organisme tubuh yang sangat dalam. Contoh bila sahabat kita orangtuanya meninggal, kita sama-sama merasakan kehilangan. Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/1948138-perbedaan-simpati-dan-empati/#ixzz2BuKSqV1G Pengertian umum atas kedua sikap diatas bisa menjadi landasana kita untuk menelusuri makna dari kedua sikap itu. Simpati dan empati secara umum memang diartikan sebagaimana hal tersebut diatas, namun kalau dikaji secara mendalam maka maknanya sangat dalam dan sangat bersifat "transendental". Oleh karenanya kita sebagai insan manusia harus mengedepankan dan mengaplikasikan dua sikap tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Adapun kupasan makna yang dimaksud adalah sebagai berikut : Simpati dan empati seolah-olah kedua sikap ini menyangkut sikap kita terhadap orang lain, padahal itu dimaksudkan adalah untuk diri kita sendiri. Simpati terhadap orang lain sebenarnya adalah simpati kepada diri sendiri, misalnya seseorang yang menyukai orang lain, tanpa sadar seseorang tersebut selalu memperhatikan gerak-gerik tingkah laku dan apa yang terjadi pada diri orang lain. kenapa dia tidak memperhatikan yang lain itu dikarenakan sebenarnya ada kesamaan antara dirinya dengan orang lain tersebut. Sehingga bisa dikatakan simpati itu adalah sebuah cermin diri bahwa bagaimana kita memandang orang lain sama halnya kita memandang diri kita sendiri. Orang yang kita berikan simpati, belum tentu orang lain juga memberikan simpati yang sama dengan kita, oleh karenanya rasa simpati ini sangat bersifat pribadi. bersambung.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar